Rabu, 07 Juli 2021

Kadinkes Kabupaten Malang Arbani; BOR ICU RS COVID-19 KABUPATEN MALANG SUDAH MENCAPAI 96 PERSEN

NAGiNEWS, MALANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo mengatakan, Bed Ocupansi Rate ICU di Rumah Sakit Rujukan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Malang saat ini, sudah mencapai 96 persen. Sedangkan BOR isolasi sudah terpakai sekitar 76 persen. Hal ini, dikatakan Arbani kepada wartawan, Rabu (7/7/2019) di Peringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Jl. KH. Agus Salim Nomor 7, Kota Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo (Foto: Istimewa).

Menurut Arbani, tingginya prosentase BOR ICU menandakan bahwa kondisi pasien positif Covid yang di rawat di RS Rujukan tersebut sudah parah dan beresiko meninggal", ungkap Arbani, mantan Direktur RSUD Lawang, Kabupaten Malang.

Selanjutnya dijelaskan Arbani, sedangkan angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Malang, dinilai masih sangat tinggi yakni sekitar tujuh persen. "Untuk menurunkan BOR tersebut, caranya adalah dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat dan pasien Covid dengan gejala ringan bisa ditangani dengan baik", ujar Abani mantan Plt Direktur RSUD Kepanjen, Kabupaten Malang.

Pihaknya, kata Arbani, menghimbau kepada masyarakat yang mengalami gejala seperti flu dan batuk untuk segera memeriksakan dirinya ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) terdekat. "Hal ini, perlu diimbau kepada masyarakat, sehingga saat diketahui ada gejala yang mirip dengan gejala Covid-19 bisa diantisipasi secara dini melalui screening", tutur Arbani, jika ternyata dari hasil screening tersebut diketahui positif Covid-19, maka bisa segera dirujuk ke RS Rujukan Covid-19.

Hal ini, menurut Arbani dilakukan, sehingga resiko pasien meninggal bisa diminimalisir dan potensi untuk sembuh sangat besar. "Ada beberapa Rumah Sakit Rujukan di Kabupaten Malang saat ini, sudah menambah jumlah tempat tidur khusus untuk penanganan Covid-19. Contoh seperti di RS Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) saat ini, menambah sekitar 35 bed", papar Arbani, untuk  RSJ dr Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang menambah sekitar 20 bed khusus untuk penanganan Covid-19. (rik/eman/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar