Kamis, 15 Juli 2021

Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif; JANGAN TAKUT 81,7 PERSEN TELAH SEMBUH

NAGiNEWS,MALANG - Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, jangan takut pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Malang telah sembuh 81,7 persen. Kenaikan angka Covid-19 ternyata dibarengi dengan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Malang terus meningkat.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif (Foto: Istimewa).

Menurut  Husnul, saat ini ada masuk 81,7 persen. Jika dirincikan jumlahnya per 14 Juli 2021, dari total konfirmasi positif sebanyak 8.091 kasus, maka sebanyak 6.407 diantaranya sembuh. "Artinya, harapan untuk sembuh bagi penyintas masih terbuka lebar.

Bahkan, angka kesembuhan atau recovery rate Kota Malang sempat menyentuh angka 90 persen sesuai standar yang ditetapkan oleh WHO", ungkap Husnul, kini kembali menurun seiring pertambahan kasus harian yang meningkat drastis belakangan ini.

Dijelaskan Husnul, dalam artian turun ya bukan anjlok, karena ada pertambahan kasus positif harian. "Jadi, angka kesembuhan dibagi angka kasus aktif harian, jadilah 81,7 persen", ujar Husnul kepada wartawan, Kamis (15/7/2021).

Diketahui, kasus aktif harian di Kota Malang terus melonjak drastis, dimana rata-rata perharinya ada 10-16 kasus baru. Terakhir, pada Selasa (13/7/2021), bahkan angkanya cukup dramatis tembus 310 kasus dalam sehari "Berbagai upaya dilakukan untuk memacu angka kesembuhan kembali naik, sehingga optimisme baru di masyarakat. Bahwa Covid-19 bisa disembuhkan, sepanjang masyarakat sadar dan kooperatif serta patuh pada Protokol Kesehatan", optimis Husnul, naik terus juga terus upaya perbaikan pelayanan treatment, baik di rumah sakit dan juga memperluas 2T (testing dan tracing).

Menurut Husnul,  alam menggenjot 2T  memang masih jadi PR besar. Karena Pemkot Malang sendiri belum bisa melayani tes polymerase chain reaction (PCR) secara gratis. Karena dengan tanpa biaya inilah, masyarakat aktif memeriksakan diri.

”Iya, sampai saat ini, juga belum bisa memberikan layanan tes Swab gratis. Kita fokus aktif sementara di tracing (pelacakan kontak erat) saja, baru kita testing", jelas Husnul, yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang.

Seiring dengan itu, kata Husnul capaian vaksinasi di Kota Malang terus digeber. Total dari jatah vaksin yang didapat sebanyak 346.640 dosis, yang sudah didistribusikan dan disuntikkan sekitar 303.000 orang.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan pihaknya juga mengejar pembentukan herds immunity (kekebalan massal) melalui vaksinasi. Herds immunity, itu bisa dicapai jika 70 persen penduduk sudah divaksin. "Dari total populasi mencapai 800 ribu lebih, maka sedikitnya harus ada 500 ribu jiwa yang harus divaksin. Dalam waktu dekat nanti akan ada serbuan vaksin", ujar Sutiaji, mantan Wakil Walikota Malang, harap target membentuk herds immunity bisa segera tercapai. (ris/her).

0 komentar:

Posting Komentar