Jumat, 11 Juni 2021

Trash Hero Tumapel; BERSIH SAMPAH DI COBAN SIUK KABUPATEN MALANG

NAGiNEWS, MALANG - Tim Trash Hero Tumapel Malang Raya melakukan Clean Up (bersih-bersih) untuk yang ketujuh kali di Coban Siuk, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jumat (11/6/2021) dari jam 7 WIB sampai selesai.

Tim Trash Hero Tumapel Malang Raya di bawah pimpinan Leader Anny Meilia Shofa melakukan pemungutan sampah di taman wisata tersebut dan sepanjang air terjun. "Kami melakukan clean up pembersihan mulai jam 7 pagi sampai dengan jam 9 pagi, berhasil mengumpul 4 (empat) kantong", ujar Meilia, didampingi Pembina Trash Hero Tumapel Malang Raya, George da Silva.

Lanjut Mel panggilan akrabnya menjelaskan, bahwa semua sampah terkumpul dilakukan audit oleh relewan Trash Hero Malang Raya. "Setelah kami mengaudit jenis sampah dan merek hasil akhirnya terdapat 11,5 kilogram", tutur Mel, bersama relawan 11 orang dewasa dan seorang anak yang terdiri dari mahasiswa dan peduli sampah.

Menurut Mel sejak berdirinya Trash Hero Malang Raya di bawah koordinatornya sejak tahun 2017 sudah 76 kali melakukan clean up. "Di Coban Siuk di Desa Taji sudah sebanyak 7 (tujuh) kali", jelas Mel, ternyata sampah yang ditemukan semakin berkurang, sebelumnya sampah seberat antara 15 - 20 kilogram.

Minggu lalu Tim Trash Hero Tumapel Malang Raya, Minggu (6/6/2021) di Taman Wisata Marbabu, Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 4 (empat) kilogram. "Ternyata edukasi dan sosialisasi jangan membuang sampah di sembarang tempat cukup berhasil, karena masih ada sampah yang dibuang sembarangan semakin berkurang", tegas Mel, yang menjadi masalah adalah tidak tersedianya tempat sampah, sehingga para pengunjung wisata membuang di sembarang tempat.

 Tim Trash Hero Tumapel, bahwa telah melakukan pembersihan di wilayah wisata Kabupaten Malang, petugas tetap memungut retribusi  kendaraan per sepeda. "Akan lebih bijak bila pihak pengelola bekerjasama dengan Trash Hero Tumapel, termasuk biaya masuk dan parkir kendaraan di area ekowisata, ketika program clean up mingguan dilaksanakan", harap Mel, sang penari Bali sampe ke mancanegara. (ris/oskar)

0 komentar:

Posting Komentar