Sabtu, 19 Juni 2021

Kepala BKPSDM Nurman Ramdansyah; KOUTA CPNS 2.560 KABUPATEN MALANG

NAGiNEWS, MALANG - Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sedikit bernafas lega, karena ada penambahan kuota penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 2.560.

Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah. 

Dijelaskan Nurman kepada wartawan, awalnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberi kuota P3K untuk guru sebanyak 2.081 orang, namun kini berubah menjadi 2. 560 orang. “Kami mendapatkan tambahan menjadi 2.560 orang. Penambahan ini, berdasarkan surat Kepmenpan RB Nomor 809 Tahun 2021 tanggal 29 April. Kabupaten Malang mendapat formasi ASN 2.560 orang", ungkap Nurman, Jumat (18/6) di Pringgitan,  Kabupaten Malang.

Jumlah tersebut, kata Nurman akan dibagi menjadi dua formasi, yakni 2.206 untuk P3K, dan 354 untuk CPNS. Untuk formasi P3K, akan dibagi lagi menjadi tiga bagian. Terbanyak, sejumlah 2.081 formasi akan diberikan untuk posisi guru, 124 kuota untuk tenaga kesehatan, dan 1 orang untuk tenaga teknis. “Formasi CASN ada sebanyak 354 orang, rinciannya 239 untuk tenaga kesehatan, dan 115 formasi untuk tenaga teknis", papar Nurman calon doktor Universitas Merdeka Malang.

Menurut Nurman, dilakukan atas dasar kebutuhan, sedangkan jadwal dan informasinya masih menunggu dari pemerintah pusat. “Untuk jadwal kapan pendaftarannya masih menunggu informasi lanjutan dari pusat.

Berdasarkan Surat Kepala BKN tanggal 28 Mei tahun 2021 nomor 4761/BKP-10/SD/K masih ada beberapa peraturan yang belum ditetapkan, maka penerimaan P3K dan CPNS masih belum dibuka hingga ada pengumuman selanjutnya", jelas Nurman, mantan Camat Kepanjen, mengimbau kepada seluruh warga, agar menyiapkan berkas yang diminta. "Setiap tahun ada sekitar 800 PNS pensiun, dan yang terbanyak adalah guru. Jadi, tidak seimbang dengan kouta penerimaan CASN dan yang pensiun", ungkap Nurman, pihaknya sudah mengusul sesuai kebutuhan, tetapi ini adalah kebijakan pusat.(ris/rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar