Selasa, 25 Mei 2021

KPU RI Usul Pemilu Pilpres dan Pilkada; TANGGAL 21 FEBRUARI, PILKADA SERENTAK 20 NOVEMBER 2024

NAGiNEWS, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengajukan usulan tanggal diselenggarakan Pemilihan Umum Tahun 2024 kepada DPR RI. Usulan ini,  menyesuaikan ketepatan waktu di Tahun 2024, Pemilu Presiden, Legislatif dan Pemilu Kepala Daerah serentak Gubernur, Walikota/Bupati dalam dua tahap.

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung (Foto: Istimewa).

Tahap pertama KPU mengusulkan tanggal 21 Februari 2024 digelar Pemilu Presiden sekaligus Pemilu Legislatif DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Tahap kedua adalah Pemilu Kepala Daerah memilih Gubernur, Bupati dan Walikota serentak pada tanggal 24 November Tahun 2024. 

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menjelaskan, KPU sudah memiliki beberapa rancangan alternatif untuk penyelenggaraan Pemilu 2024. Beberapa rancangan tersebut akan terus dikaji oleh Komisi II, agar memiliki konsep dan desain yang ideal. “Awalnya KPU sudah merancang alternatif, hari pencoblosan tadi misalnya konsep yang pertama hari Pemilu antara 14 Februari sampai 6 Maret, tetapi KPU juga mengusulkan tanggal baru di 21 Febuari",  jelas Doli Kurnia, usai rapat bersama Mendagri, Bawaslu dan Komisioner KPU RI membahas konsep dan desain Penyelengaraan Pemilu Serentak Tahun 2024 di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Senin (24/5/2021).

Sedangkan untuk Pemilukada serentak, dikatakan Doli, KPU pernah mengajukan di draf pertama Peraturan KPU RI yaitu tanggal 26 November 2024. “Waktu draf pertama KPU mengusulkan Pilkada tanggal 26 November diajukan, lalu tadi (diusulkan) 20 November, kemudian soal tahapan, kemarin KPU mengajukan persiapan butuh 30 bulan. Nanti akan kita kaji,” jelas Doli, Politisi Partai Golkar.

Lanjut Doli Kurnia, saat ini, Komisi II tengah mendalami dan menindaklanjuti konsep dan desain yang telah di susun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Pemilu 2024  sangat tinggi kompleksitasinya, karena baru pertama Indonesia punya sejarah menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada sekaligus dalam satu tahun. Oleh karena itu, kita harus siapkan sejak dari awal,” kata Doli.

Sebelumnya, Komisi II juga sudah membentuk tim kerja bersama yang diwakili 14 anggota Komisi II, Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh 2 Direktur Jenderal, Bawaslu dan DKPP. “Masa reses kami melakukan pertemuan-pertemuan antara institusi secara informal, kami rapat hari ini,  kita dengarkan laporan dari pertemuan informal untuk mematangkan konsep atau desain", harap Doli bisa diterima Komisi II dan seluruh anggota DPR.

Menurut Doli, tim kerja bersama akan bekerja secara intensif agar konsep dan desain penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar. "Dalam 2-3 hari tim ini, akan kerja intensif jika nanti butuh lagi waktu kita lanjutkan", beber Doli, meyakinkan akan terselesai pada waktunya. (yos/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar