Senin, 19 April 2021

Penadatangan MoU Bawaslu Kabupaten Malang dan LINKSOS; TENTANG PENGAWASAN PARTISIPASI PEMILU

NAGiNEWS, MALANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malang dan Yayasan Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) menandatangani nota kesepakatan bersama (MoU) tentang Pengawasan Partisipasi Pemilu, Senin (19/4/2021) di Kantor Bawaslu Kabupaten Malang, Jl. Trunojoyo Nomor 10 Kepanjen, Malang.

Penandatanganan MoU Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Mohammad Wahyudi dan Ketua Linksos Kertaning Tyas.

Penandatanganan MoU Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Mohammad Wahyudi dan Ketua Linksos Kertaning Tyas. Hadir menyaksikan penadatangan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang George da Silva, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Baeaslu Kabupaten Malang Abdul Allam Amrullah, Koordinator Sekretaris Rini Puji Astuti, sedangkan dari Linksos Sekretaris Jenderal Widi Sugiarti, Koordinator Pendidikan Pemilu dan Demokrasi Anggra Dwi Shintawati, serta beberapa difabel mewakili masing-masing ragam disabilitas fisik, disabilitas mental, disabilitas intelektual, disabilitas sensorik netra, serta disabilitas sensorik pendengaran (tuli).

Adapun ruang lingkup nota MoU mencakup kegiatan pengawasan partisipatif dalam pemahaman fungsi pengawasan Pemilu. "Sosialisasi pengawasan partisipatif dan kegiatan lain yang dipandang perlu, saling menguntungkan dan bermanfaat bagi para pihak", jelas Wahyudi, dilanjut dengan acara Berbuka Bersama.

Dikatakan Wahyudi, latar belakang adanya nota kesepakatan ini adalah kepedulian kedua belah pihak terhadap pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan partisipatif pemilu. "Sementara pengetahuan soal kepemiluan sebagian masyarakat rendah, sehingga fungsi pengawasan partisipatif masyarakat tidak berjalan optimal", tegas Wahyudi

Berdasarkan hasil survei LINKSOS pada bulan Maret 2021 lalu melalui Divisi Pendidikan Pemilu dan Demokrasi (Dikpildem) telah melakukan survei Pemahaman dan Antusiasme Masyarakat dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu, menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kepemiluan sehingga cenderung abai terhadap proses pemilu dan pelanggaran yang terjadi", ungkap Shinta.

Dikatakan Kent, melalui sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak, Bawaslu Kabupaten Malang dan LINKSOS berharap edukasi kepemiluan khusunya terkait pengawasan partisipatif dapat menjangkau lebih luas dan merata pada seluruh lapisan masyarakat, sehingga amanah UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bahwa Pemilu wajib menjamin tersalurkannya suara rakyat secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil akan tercapai", jelas Kent. (ir).

0 komentar:

Posting Komentar