Selasa, 27 April 2021

Malang Peduli Demokrasi; ANJANGSANA KE LANAL MALANG DUKA KRI NANGGALA 402

NAGiNEWS, MALANG – Tenggelamnya KRI Nanggala-402 di Perairan Bali, Rabu (21/4) mengundang simpati dari berbagai kalangan. Salah satunya Paguyuban Malang Peduli Demokrasi (MPD) Malang Raya, Selasa (27/4/2021) telah melakukan anjangsana silaturahmi ke Pangkalan TNI AL Malang (Lanal Malang).

Foto: Istimewa

Kunjungan ini, salah satu bentuk duka cita anggota MPD Malang Raya atas tenggelamnya Kapal Selam Nanggala 402. Ketua Koordinasi MPD Malang Raya, Imam Muslih mengatakan, silaturahmi itu dilakukan sebagai tanda solidaritas warga Malang Raya atas gugurnya 53 prajurit di dalam kapal selam. "Kami datang sekitar 10 orang untuk memberi doa juga memberi rangkaian bunga khusus untuk mereka yang gugur", ujar Imam, ini semata rasa prihatin dan duka mendalam tetap patuh pada protokol kesehatan Covid-19.

Rangkaian bunga yang diberikan menurut Imam dibuat oleh Perhimpunan Perangkai Bunga Malang. "Karangan Bunga mewakili duka warga Malang Raya terhadap 53 prajurit. Dalam kesempatan tersebut rombongan MPD Malang Raya diterima oleh Palaksa Lanal Malang Letkol Laut (P) Roni Sutadi, AMd.

Dijelaskan Imam, dalam pertemuan itu sempat bertemu dengan mantan prajurit KRI Nanggala-402 yang pernah bertugas selama 15 hari Prajurit adalah Mayor Laut (P) Arli Asry yang kini bertugas sebagai Pasi Intel Lanal Malang. Dia menceritakan betapa sedihnya prajurit tersebut mendengar kabar tenggelamnya kapal selam yang dibeli pada 1979. Bahkan, untuk saling menguatkan, Imam sempat memimpin doa bersama dengan para personel Lanal Malang.

Pada silaturahmi tersebut, MPD Malang Raya tidak sendirian. Didampingi Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT), Agustinus Teja dan Indonesia Off Road. Selama kurang lebih sejam saling bertukar cerita dengan para personel Lanal Malang. ”Kami berdoa agar para prajurit yang gugur mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan", tutur Imam, yang tak tahan kesedihan.(ris/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar