Minggu, 28 Maret 2021

Polri Ungkap; 20.068 Kotak Amal Masuk Pendanaan Teroris

NAGiNEWS, JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan Polisi telah  mengungkap modus baru pendanaan terorisme yang diduga memanfaatkan kotak amal di lokasi umum. Modus digunakan oleh kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (Foto: Istimewa).

Irjen Pol Argo Yuwono menyebut ciri-ciri kotak amal yang diduga menjadi sumber pendanaan terorisme. Untuk wilayah Jakarta, Lampung, Malang, Surabaya, Temanggung, Yogyakarta, dan Semarang kotak amal tersebut ciri-cirinya terbuat dari kotak kaca dengan rangka alumunium. "Kotak kaca dengan rangka kayu untuk wilayah Solo, Sumut, Pati, Magetan, dan Ambon," kata Argo di Jakarta kepada wartawan,  Kamis (17/12/2020).

Adapun, ciri-ciri lain, kata Irjen Pol Argo yakni melampirkan nama yayasan dan contact person pengurus yayasan. Lalu melampirkan nomor SK Kemenkumham, nomor SK Baznaz, dan SK Kemenag. "Di dekat kotak dilampirkan majalah yang menggambarkan program-program yayasan. Penempatan kotak amal mayoritas di warung warung makan konvensional karena tidak perlu izin khusus dan hanya meminta izin dari pemilik warung yang biasanya bekerja di warung tersebut", jelas Irjen Pol Argo.

Berikut jumlah sebaran kotak amal tersebut berdasarkan pemetaan polisi:

1. Sumut 4.000 kotak

2. Lampung 6.000 kotak

3. Jakarta 48 kotak

4. Semarang 300 kotak

5. Pati 200 kotak

6. Temanggung 200 kotak

7. Solo 2.000 kotak

8. Yogyakarta 2.000 kotak

9. Magetan 2.000 kotak

10. Surabaya 800 kotak

11. Malang 2.500 kotak

12. Ambon 20 kotak. (yos/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar