Jumat, 19 Februari 2021

Ketua Apkrindo Malang Indra Setiyadi Raya; MEMBELI GULA DI PABRIK MEMBANTU PETANI TEBU NASIONAL

NAGiNEWS, MALANG -  Para Perwakilan dari lima Asosiasi Pengusaha Malang Raya telah berkunjung ke PT Pabrik Gula (PG) Rajawali Krebet Baru, Rabu (17/2/2021), Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Foto: Istimewa

Kunjungan ini, sikap dari kelima asosiasi berjuang menyelamatkan para petani tebu nasional “Gerakan Membeli Gula Lokal yang dicanangkan minggu lalu sebagai bentuk kepedulian terhadap petani tebu lokal, gabungan asosiasi pengusaha Malang Raya di hari yang sama juga melakukan pembelian langsung gula lokal sebanyak 3,4 ton", jelas Indra, pemilik Rumah Makan Kertanegara yang beralokasi di Jl. Kertanegara, Kota Malang.

Dijelaskan Indra, kelima asosiasi tersebut adalah Asosiasi Pengusaha Kafe dan Resto Indonesia (Apkrindo) Malang, Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Malang, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Raya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Malang Raya, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Malang dalam kunjungan diterima General Manager PG Krebet Baru, Adang Sukendar Djuanda, Ketua Umum Pusat Koperasi Primer Tebu Rakyat (PKPTR), KH Hamim Kholili atau biasa disapa Gus Hamim, serta beberapa jajaran direksi PT. PG Rajawali 1 Unit Pabrik Gula Krebet Baru.

Indra Setiyadi menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan untuk melindungi para petani tebu nasional. "Terus terang kami tidak paham masalah gula. Gerakan ini, semata adalah wujud kepedulian terhadap petani tebu. Hingga akhirnya saya telepon teman-teman asosiasi dan kemudian dicanangkanlah gerakan ini", jelas Indra mengharapkan masyarakat Malang ikut peduli.

Selanjutnya diungkapkan Presiden IMA Chapter Malang, Kurniawan Muhammad, jika gerakan ini digaungkan terus, bukan tidak mungkin pemerintah pusat akan mendengar. "Gerakan ini, tidaklah sekadar membeli gula petani lokal. Tetapi lebih dari itu, gula produksi Malang harus jadi tuan rumah di Malang",  tutur Mas Kum panggilan akrabnya.

Senada dengan Kurniawan, Fifi Trisjanti selaku Dewan Pembina IMA Chapter Malang juga Direktur Mall Malang Town Square (Matos) berharap tiga kepala daerah se Malang Raya bersatu, dan membuat Peraturan Daerah (Perda) bersama agar industri retail di Malang harus menjual gula lokal.

Acara, dilanjutkan dengan pembelian gula lokal sebanyak total 3,4 ton oleh Indra Setiyadi mewakili Apkrindo, PHRI Malang Raya, dan Suwanto selaku Ketua APPBI Malang Raya. Pembelian secara simbolis diterima oleh Gus Hamim sebagai Ketua Umum PKPTR.

“Gerakan Membeli Gula Lokal” dicetuskan gabungan asosiasi pengusaha Malang Raya, menyikapi pemberitaan mengendapnya 65 ribu ton gula lokal yang belum terjual di gudang Pabrik Gula di Kabupaten Malang, karena tidak ada pengepul yang mau membeli.

Menurut Adang Sukendar Djuanda, per hari ini gula petani yang masih berada di gudang PG Krebet Baru sebanyak 40,5 ribu ton. (rik/nam/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar