Kamis, 21 Januari 2021

KPU Kabupaten Malang; TETAPKAN PASLON TERPILIH BUPATI DAN WAKIL BUPATI MALANG TAHUN 2020

NAGiNEWS, MALANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menggelar Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang Terpilih, Drs. HM Sanusi, MM, dan Drs. Didik Gatot Subroto,. SH,. MH, dalam  rapat pleno terbuka di Ruang Utama Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Jl. Panji Kepanjen, Kamis (21/1/2021).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menggelar Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang Terpilih, Drs. HM Sanusi, MM, dan Drs. Didik Gatot Subroto,. SH,. MH (Foto: Istimewa).

Penetapan Paslon Terpilih dihadiri hanya 20 persen dari 77 undangan, dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Puluhan aparat TNI-Polri terlihat mengamankan proses pleno terbuka tersebut. Walaupun pelaksanaan rapat pleno penetapan tersebut tidak dihadiri dua Paslon lainnya.

Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini mengatakan, penetapan Paslon Terpilih berdasarkan surat dari Panitera Mahkamah Konstitusi 165/PAN.MK/01/2021 Tahun 2021, Perihal Keterangan Perkara PHP-Gub/Kab/Kot yang diregistrasi di Mahkamah Konstitusi, dan diteruskan ke KPU Kabupaten Malang. “Penetapan Paslon Terpilih merupakan tahapan Pilkada usai dilakukan rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Malang beberapa waktu lalu", jelas Anis, saat ditemui wartawan usai penetapan.

Dikatakan Anis, berdasarkan PKPU Nomor 5  Penetapan Paslon terpilih juga dibacakan berita acara penetapan yang mana Paslon Bupati Malang terpilih meraih suara 530.449 suara atau 45,51 persen dari total suara sah pada Pilkada yang digelar Tahun 2020. "Keputusan penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Malang Tahun 2020 berlaku sejak tanggal ditetapkan 21 Januari 2021", ungkap Anis.

Calon Bupati Malang terpilih, Sanusi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas berjalannya proses Pemilihan di wilayah Kabupaten Malang dengan baik,  walaupun di era pandemi Covid-19.

“Sebagai Paslon Nomor Urut 1, saya mengucapkan terimakasih kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI-Polri yang menjaga dan mengamankan proses Pilkada dengan tertib dan aman, lebih penting tidak ada klaster dari Pilkada", kata Sanusi, mantan Wakil Bupati Malang. (rik/an/oskar)

0 komentar:

Posting Komentar