Sabtu, 16 Januari 2021

KPU Kabupaten Malang Mahendra; PENETAPAN CALON TERPILIH BUPATI DAN WAKIL BUPATI MALANG MENUNGGU SE MK

NAGiNEWS-MALANG, Penetapan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Malang Tahun 2020, Drs. HM. Sanusi dan Drs. Didik Gatot Subroto, SH, MH, masih menunggu kepastian dari Mahkamah Konstitusi (MK) menentukan jadwalnya.

Divisi Sosialisasi Pendidikan, Pemilihan SDM KPU Kabupaten Malang, Mahendra Pramudya Mahardika (Foto: Istimewa).

Divisi Sosialisasi Pendidikan, Pemilihan SDM KPU Kabupaten Malang, Mahendra Pramudya Mahardika mengatakan masih menunggu Surat Edaran (SE) dari MK. "Karena masih ada kota/kabupaten di Jawa Timur yang saat ini sedang proses hasil sengketa di MK", jelas Marhendra Sabtu (16/1/2021) kepada wartawan.

Sebelumnya tanggal 17 Desember 2020 KPU Kabupaten Malang telah menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang Tahun 2020 Nomor 1 Drs. HM Sanusi dan Drs. Didik Gatot Subroto, SH, MH, sebagai suara terbanyak urutan kedua Paslon Nomor 2 Dra. Hj. Lathifah Sohib dan Ir. Didik Budi Muljono, MT, disusul Paslon Independen Nomor 3 Cahyono dan Gunadi Handoko, SH, MLL. Perbedaan perolehan suara Paslon Nomor 1 dan Paslon Nomor 2 sekitar 3 (tiga) persen, sejak 3 (tiga) hari penetapan oleh KPU Kabupaten Malang, ternyata Paslon Nomor 2 tidak melakukan proses hasil sengketa di MK, begitu juga Paslon Nomor 3 memilih tidak melanjutkan mendaftarkan sengketa di MK, maka Kabupaten Malang tidak ada sengketa.

Dikatakan Mahendra, jika SE Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) akan dikeluarkan MK antara tanggal 18-19 Januari 2021 mendatang. "Batas penetapannya calon terpilih lima hari setelah SE itu diturunkan. Jadi kira-kira kemungkinannya antara tanggal 20-24 Januari 2021", urainya kemungkinan ada ketentuan mekanisme pelaksanaan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih.

Selanjutnya dijelaskan Mahendra, saat ini di Kabupaten Malang masih melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga penetapan bakal dilaksanakan bisa secara virtual. "Hal ini, bisa saja terjadi karena PPKM di Kabupaten Malang sampe dengan tanggal 25 Januari", ungkap Mahendra, memungkinkan bisa saja dilaksanakan di hotel, atau bisa juga akan dilaksanakan di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang secara virtual.

Menurut Mahendra, yang  diundangan dalam acara penetapan calon terpilih antara lain seluruh partai peserta pemilihan, perwakilan calon independen, Bawaslu Kabupaten Malang dengan menerapkan protokol kesehatan, Covid-19. (rik/hans/oskar).

 

0 komentar:

Posting Komentar