Senin, 03 Agustus 2020

Inspektorat Kabupaten Malang Tridyah; ADA 18 ASN MELANGGAR PP 17 TAHUN 2020


NAGiNEWS-MALANG, Kepala Inspektur Kabupaten Malang, Dr. Tridyah Maestuti mengatakan Pemerintah telah menerbitkan aturan baru bagi pegawai Aparatur Sipil Negara  (ASN)  aturan ini, tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Hingga 31 Juli 2020 ada sebanyak 18 kasus melibatkan ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Malang.
 
Kepala Inspektur Kabupaten Malang, Dr.  Tridyah Maestuti.(Foto: Istimewa).
Dikatakan Tridyah dengan adanya perubahan peraturan tersebut, Inspektorat Kabupaten Malang mencatat hingga 30 Juli 2020, ada sebanyak 18 ASN yang melakukan pelanggaran. "Dari 18 ASN yang melanggar tersebut, semuanya telah dilakukan hukuman kedisiplinan. Kami telah memberikan sanksi berupa pernyataan tidak puas secara tertulis ada satu ASN, teguran tertulis ada sembilan, penurunan pangkat ada empat orang, penundaan kenaikan pangkat dua orang, dan diberhentikan dengan hormat dua orang", jelas Tridya kepada sejumlah wartawan, Senin (3/8/2020) siang..

Dijelaskan Tridyah, dari jumlah tersebut rata-rata pelanggaran terkait dengan kedisiplinan saat kerja. “Indisipliner saja, baik pelanggaran karena Tidak Masuk Kerja (TMK) ataupun pelanggaran lain, karena tidak mematuhi ketentuan yang berlaku, namun tidak ada yang mengarah pidana", papar Tridyah

Selanjutnya Tridyah, menjelaskan mengalami kenaikan dari tahun 2019 lalu, dimana ditahun sebelumnya ada sebanyak 51 hukuman kedisiplinan bagi ASN, yang rinciannya, sebagai berikut Pernyataan tidak Puas secara tertulis ada tujuh orang, teguran tertulis ada 20 orang, teguran lisan satu orang, penurunan pangkat ada 14 orang, penundaan kenaikan pangkat ada tiga orang, penundaan kenaikan gaji berkala ada empat orang, dan diberhentikan dengan hormat ada dua orang. “Tahun ini, pastinya meningkat,  terhitung 30 Juli sudah ada 18 Hukuman Kedisiplinan pemerintah akan lebih mudah untuk memntau kinerja para ASN yang nakal. Kami tegas pada peraturan, sudah ada dua ASN yang dilakukan berhentikan dengan hormat, bukan atas permintaan sendiri, karena telah melanggar ketentuan tidak masuk dinas Tanpa Keterangan yang syah lebih dari 46", urai Tridyah kumulatif dalam satu tahun.(rik/bala/oskar)

0 komentar:

Posting Komentar