Sabtu, 06 Juni 2020

Dandim Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad; BELUM ADA KASUS DI PONPES SE KABUPATEN MALANG


NAGiNEWS-MALANG KEPANJEN, Komandan Satuan Tugas (Satgas) New Normal Life Kabupaten Malang, Letkol Inf Herry Muzawwad menegaskan wajib santri dari luar daerah melampirkan surat keterangan sehat, pada saat hendak kembali menempuh pendidikan di Malang. Peraturan ini, mulai berlaku tanggal 15 Juni 2020. Ternyata belum ada kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menyerang Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Kabupaten Malang.
 
Komandan Satuan Tugas (Satgas) New Normal Life Kabupaten Malang, Letkol Inf Herry Muzawwad. (Foto:Istimewa).
Dijelaskan Dandim Kabupaten Malang - Kota Batu 0818 Herry, pada tanggal 15 Juni 2020 nanti Ponpes sudah nulai kembali beraktifitas, sehingga ada ketentuan pada saat santri masuk harus dilengkapi dengan surat kesehatan dari yang berwenang dari tempat berangkatnya. "Walaupun penularan Covid-19 belum terjadi di Ponpes dalam wilayah Kabupaten Malang, lampiran surat kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19", ungkap Dandim Ferry, belum ada karena rata-rata semua Ponpes diliburkan sebagian  masih di Ponpes itu yang dilakukan samplingnya Rapid Test.

Selanjutnya dijelaskan Dandim Ferry, pada saat santri sudah masuk Ponpes, Rapid Test rencananya akan dilakukan agar dapat mengetahui kondisi kesehatan para Santri. " Metodenya akan kami ambil secara acak, tentunya tidak bisa semuanya dirapid test. Jika, Ponpes bisa melakukan secara mandiri itu lebih baik", kata Dandim Ferry, kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).

Repid Test, kata Ferry apabila harus dari pemerintah, kemungkinan ya itu ada, tetap akan dilakukan secara sampling", ujar Dandin Ferry, mengajak para pengasuh Ponpes wajib menggunakan masker, cuci tangan jaga kebersihan, physcal distancing kebutuhan sehar-hari. (rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar