Jumat, 15 Mei 2020

Poin-Poin Aturan PSBB Malang Raya; MELANGGAR ATURAN KENA SANKSI TEGAS


NAGiNEWS-MALANG KOTA, Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu), Minggu tanggal 17 Mei 2020 mendatang.
Walikota Malang, Sutiaji.(Foto: Istimewa).
Walikota Malang, Sutiaji ternyata memiliki alasan tersendiri kenapa dirinya sejak awal menerapkan PSBB di Kota Malang. Yang melanggar aturan ada sanksinya, seperti toko yang tetap buka akan disegel menggunakan Satpol PP line.

Terkait dengan mobilitas orang di Malang Raya, menurut Sutiaji tetap berjalan seperti biasa. Tetapi, masyarakat Kabupaten Malang atau Kota Batu yang akan ke Kota Malang harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di setiap cek poin. "Para pekerja yang bukan ber-KTP Malang Raya diharuskan membawa surat tugas. Kami sesuaikan dengan yang ada di Surabaya. Terpenting harus disesuaikan dengan protap kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)", jelas  Sutiaji, mantan Wakil Walikota Malang, setiap orang harus memakai masker.

Masa penerapan PSBB di Malang Raya akan dilakukan hingga tanggal 30 Mei 2020. "Semua aturan yang ada dalam Peraturan Walikota (Perwali), dan Peraturan Bupati (Perbub) harus dipatuhi setiap orang", tegas Sutiaji, mengharapkan masyarakat saling menjaga, sehingga dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid. (rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar