Selasa, 12 Mei 2020

Perintah Polda Jatim; LANGGAR ATURAN PSBB MALANG RAYA MENYITA KTP


NAGiNEWS- MALANG, Karoops Polisi Daerah Jawa Timur  (Polda Jatim),  Kombes Pol Muhammad Firman menegaskan kepada yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu) akan menyita Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain memperketat pengamanan, pihak kepolisian juga menyiapkan sejumlah sanksi kepada masyarakat yang melanggar.
Karoops Polisi Daerah Jawa Timur  (Polda Jatim),  Kombes Pol Muhammad Firman.(Foto:Istimewa).
Hal ini kemukakan, Kombes Pol Firman mengungkapkan, akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang diusulkan oleh Gubernur. Diantaranya dengan menyita KTP. "Dengan penyitaan KTP, akan berdampak ke masyarakat, mereka akan kesulitan mengurus perpanjangan SIM dan SKCK jika tidak ada KTP", tegas Kombes Pol Firman, di Bakorwil Malang, Senin (11/5/2020) melihat situasi rencana pemberlakukan PSBB di Malang Raya..

Dikatakan Firman, pihak kepolisian akan mengatur pola lalu lintas untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang masih memaksa kehendak untuk mudik. "Kami sudah susun, dengan menyiagakan personel di Pos Check Point, termasuk yang di perbatasan wilayah", ujar Firman, dalam melakukan pengawasan, pihaknya tidak hanya mengerahkan personel kepolisian dari polres dan polsek jajaran saja.

Namun, kata Firman bisa saja menambah dari Polres tetangga, dan berharap, pelaksanaan PSBB di Malang Raya bisa berjalan lancar. " "Saya minta Polresta Malang Kota, Polres Malang dan Polres Batu untuk bersiap terkait sebelum berlangsung, kami meminta mereka untuk melakukan tactical floor game, agar tidak terjadi miss di lapangan dan tahu apa saja giatnya", jelas Firman, sehingga waktu pelaksaan, bisa berjalan lancar.

Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson mengatakan, pihaknya siap mendukung segala aturan yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. "Kami menyesuaikan saja yang dari Pemkot. Nanti akan ikut membantu dalam operasi pendekatan dan ketertiban masyarakat", ujar Letkol Tommy telah menyiapkan personel khusus untuk melaksanakan PSBB.

Letkol Tommy menjelaskan tidak menutup kemungkinan, akan meminta bantuan satuan lain jika dibutuhkan. "Kami masih lakukan ploting kekuatan. Sementara, ada 150 personel dari Kodim 0833 Kota Malang. Kalau lebih dari itu kami akan meminta tambahan dari satuan tempur lainnya di wilayah Malang", ungkap Letkol Tommy, masih banyak opsi yang akan diterapkan. (rik/oskar).)

0 komentar:

Posting Komentar