Sabtu, 02 Mei 2020

Ketua Bawaslu Jatim Moh. Amin; SKPP DARING DAN PENGUATAN PARTISIPASI PEMUDA


NAGiNEWS-SURABAYA, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur (Bawaslu Jatim), Moh. Amin mengucapkan selamat datang kepada Peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring se Jatim dilaksanakan mulai hari ini Sabtu (2/5/2020) di Jatim.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur (Bawaslu Jatim), Moh. Amin.(Foto: Istimewa).
Amin mengatakan selamat telah terpilih dan lolos untuk mengikuti rangkaian SKPP. "Peresmian pembukaan SKPP daring hari ini, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Bukan suatu kebetulan belaka bersamaan dengan Hardiknas", ujar Amin mengambil ghirah dari pendidikan nasional via Daring Online.

Menurut Amin, hal ini memberikan makna tersendiri tentang pendidikan dan proses demokrasi. "Pendidikan adalah proses pendewasan. Dari tidak dewasa menuju dewasa. Sebagaimana halnya dengan demokrasi. Dari sebelumnya yang belum memahami demokrasi, ke arah pemahaman demokrasi",  papar Amin mantan Ketua Panwaslu Sampang, ibarat dengan padi, semakin lama kian menunduk.

Amin berharap bahwa peserta SKPP memiliki komunitas, organisasi dan lembaga. Ilmu-ilmu yang diperoleh dalam SKPP juga ditularkan kepada lingkungan sosialnya. “Dengan menularkan ilmu tentang pengawasan ini, kita akan semakin bermanfaat terhadap sekitar kita dan demokrasi", pinta Amin, dengan tahapan SKPP

Terpisah Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Nur Elya Anggraini yang menjadi penanggungjawab dari Bawaslu Jatim untuk SKPP Daring menjelaskan sejumlah tahapan yang harus dilalui oleh peserta agar bisa lulus.  “Nanti setiap peserta harus mengikuti E-Learning, Webkusi, dan ujian online”, ucap Ely, mantan komisioner Panwaslu Kabupaten Jember, via online.

Lanjut Ely, dalam E-Learning Bawaslu telah menyediakan sejumlah materi dalam bentuk audio visual dengan sembilan topik besar. Setiap peserta harus benar-benar menyimak terhadap materi yang disampaikan. Tahapan ini, akan berlangsung dari tanggal 5 sampai 30 Mei 2020. “Kami akan kembali melakukan seleksi tentang peserta yang benar-benar mengikuti atau tidak. Karena diakhir ada ujiannya. Nanti akan kami seleksi yang lolos atau tidak untuk tahapan selanjutnya", jelas Ely, tahapan selanjutnya adalah dengan mengikuti Webkusi antara pemateri dengan peserta.

Dikatakan Ely, hal ini menjawab setiap pertanyaan peserta selama E-Learning. Tahapan ini akan dilaksanakan pada tanggal 1-15 Juni 2020. “Nanti tahapan ini akan diisi oleh Bawaslu Propinsi dan dibantu oleh Kabupaten/Kota untuk saling sharing tentang materi yang telah dijelaskan dalam E-Learning", urai Ely, pada bagian akhir, Bawaslu akan mengadakan ujian online.

Dijelaskan Ely, Bawaslu telah menentukan standar kelulusan minimal peserta. “Semua sistem online telah dibangun oleh Bawaslu RI. Saya kira peserta akan mendapatkan banyak ilmu yang barangkali tidak akan didapatkan dibangku kuliah atau di tempat kerja", tegas Ely, tidak hanya itu saja, Bawaslu Jatim telah membangun gedung sekolah virtual.

Tempat banyak referensi tambahan bisa dibaca oleh peserta SKPP anjur Ely. Baik itu, yang berbentuk audio visual maupun yang berbentuk buku, buletin, atau pendukung lainnya seabagai tambahan asupan pengetahuan terhadap peserta. “Silahkan bisa dikunjungi website resmi Bawaslu Jatim. Ada banyak produk yang telah diterbitkan oleh Bawaslu Jatim dan bisa dinikmati oleh peserta untuk memaksimalkan proses belajar dalam SKPP. Saya sampakan selamat datang dan selamat bergabung di Bawaslu", harap Ely.

Pembukaan berlangsung secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom untuk Pengawas Pemilu se-Jawa Timur, akun youtube dan instagram untuk peserta. Dalam pantauan, setidaknya pembukaan tadi diikuti oleh 2000 peserta secara online.

Sebagai informasi, bahwa jumlah peserta SKPP seluruh Indonesia adalah 20.665. Sementara untuk Jawa Timur terdiri dari 2.464 peserta. Rata-rata pendaftar berusia antara 20-24 tahun. (jatim.bawaslu.go.id/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar