Kamis, 28 Mei 2020

Bupati Malang HM. Sanusi; MENUNJUK PLT SEKDA SAMBIL MENUNGGU TIM PANSEL MEMPROSES SEKDA BARU


NAGiNEWS-MALANG, KEPANJEN, Pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang tinggal sehari lagi (Jumat 29/5/2020) masa kerja terakhir Sekda Didik Budi Mulyono dab memasuk masa pensiun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tanggal 1 Juni 2020. Bupati Malang, HM. Sanusi menunjuk Plt Sekda menggantikan sambil menunggu proses Tim Panitia Seleksi(Tim Pansel) Sekda yang baru.
Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Kepala DPKPCK Wahyu Hidayat.(Foto: Istimewa).
Sanusi mengatakan, surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tanggal 22 Mei 2020 Nomor 821/2769/OTDA yang ditandatangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda), Akmal Malik yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur Perihal Persetujuan Pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Malang. "Isi surat, prinsipnya Bupati Malang disetujui melakukan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Kabupaten Malang, sehingga proses Tim Panitia Seleksi (Tim Pansel) Sekda bisa mulai proses", jelas Sanusi, mantan Wakil Bupati Malang, ketika dihubungi NAGiNEWS, Kamis (28/5/2020) sore, sambil menunggu proses Tim Pansel Sekda, bupati menunjuk/mengangkat seorang Plt dari pejabat yang memenuhi persyaratan.

Selanjutnya dikatakan Sanusi, besok sudah ada Plt karena berakhir masa kerja Sekda Didik. "Pejabat yang ditunjuk bisa saja dari kalangan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), asisten pada Sekda, staf ahli bupati. Mereka yang duduk dalam Eselon II semua bisa", ungkap Sanusi, mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Plt sedang diproses Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. (BKPSDM).

Ketika ditanya siapa orangnya atau pejabat siapa yang ditunjuk sebagai Plt Sekda, Sanusi dengan gaya diplomasi mengatakan nanti besok baru mengetahui.

Nama yang cukup santer beredar di lingkungan Pemda Kabupaten Malang adalah Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM,  Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya  (DPKPCK) Kabupaten Malang. Menurut beberapa sumber pejabat di Pemda, nama Wahyu paling cocok, karena pernah menjadi camat, juga sudah lebih dari satu OPD yang dipimpin yaitu mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang. Wahyu juga pernah belajar tentang keuangan daerah di negara kincir angin (Belanda). Pengalaman ini, bisa saja Bupati menunjuknya dan orangnya ramah dan berkomunikasi baik dengan kawan-kawan OPD, bisa merangkul semua orang termasuk ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Malang.

Wahyu secara terpisah ketika dihubungi mengatakan sampai saat ini, belum ada pemberitahuan dari Pak Bupati ataupun Pak Nurman Ramdansyah Kepala BKPSDM bahwa besok menjadi Plt Sekda menggantikan Pak Didik. "Saya siap saja di tempatkan di mana saja dengan jabatan apa saja. Biasanya mendadak nanti besok", ungkap Wahyu, singkat.
Wahyu Hidayat mendampingi Bupati Malang HM.Sanusi berbincang-bincang dengan Walikota dan Bupati se Indonesia di daerah wisata Pujon Kidul Malang.
Surat dari Mendagri tersebut menyebutkan, hanya untuk bisa mengisi kekosongan jabatan dengan sangat selektif, serta tidak melakukan mutasi/rotasi dalam jabatan.

Selanjutnya isi surat itu, tetap harus pergantian pejabat pimpinan tinggi dilaksanakan berdasarkan Pasal 108 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Bupati harus patuh yaitu, apabila belum dilaksanakan seleksi terbuka, maka untuk mengisi kekosongan jabatan dapat diangkat Pelaksana Tugas (Plt) dengan berpedoman Surat Edaran (SE) Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 2/SE/VII/2019 tanggal 30 Juli tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian. (rik/bala/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar