Minggu, 12 April 2020

Suasana Prihatin Covid-19 Kota Malang; 207 REMAJA BALAP LIAR DI KAWASAN GOR KEN AROK


NAGiNEWS-MALANG KOTA, Dalam suasana prihatin mewabahnya Corona Virus Desease 19 (Covid-19), sekitar 207 remaja sebagian besar remaja laki-laki diamankan di halaman Gedung Olah Raga (GOR) Ken Arok Kota Malang, okeh Polresta Malang Kota melakukan razia,, Sabtu (11/4/2020) sore hingga pukul 19.48 wib.
Foto: Istimewa
Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan dalam suasana Pemerintah dan masyarakat melawan Covid-19, masih ada sejumlah remaja tidak peduli dengan kesehatannya sendiri dan kesehatan orang lain. "Kami meminta ratusan remaja untuk membuat surat pernyataan dan melaporkan identitasnya masing-masing pada Polresta Malang Kota. Semua sepeda motornya ditahan. Kalau mau ambil sama orang tuanya. Biar tahu perilaku anak-anaknya,” tegas Sutiaji, mantan Wakil Walikota periode lalu.

Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, hingga malam masih memantau pengamanan ratusan anak remaja ini. Sepeda motor yang digunakan remaja-remaja, bisa diambil usai lebaran.

Sutiaji kesempatan itu memberi nasehat kepada ratusan remaja saat diamankan. "Saya merasa kekecewaan terhadap perilaku para remaja. Kami semua capek. Apalagi dengan perilaku kalian semua. Di Indonesia saat ini sudah 300 lebih yang meninggal akibat Virus Corona. Tenaga medis di Kota Malang juga sudah kewalahan, kalian semua malah balapan senang-senang", kesal Sutiaji dihadapan ratusan remaja yang ditahan, perasaan kalian itu bagaimana ya.

Menurut Sutiaji, ratusan remaja yang diamankan akan didata identitasnya. Dan dicari bersekolah di mana. Jika masih duduk di bangku SMA akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Propinsi Jatim. "Jika, masih bersekolah di SMP akan dilaporkan ke sekolah yang bersangkutan dan juga dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang", ungkap Sutiaji, sangat kecewa, negara lagi susah kalian malah senang-senang, melanggar aturan lagi.

Sutiaji mengatakan, kalian balab liar ini, taruhannya nyawa. "Sadar tidak?. Kalian lakukan ini melanggar aturan, apalagi dalam situasi seperti ini. Kalian diliburkan dari sekolah harus mengerjakan apa yang diperintahkan guru kalian", prihatin Sutiaji, dihadapan ratusan remaja yang kedapatan mengikuti balap liar di kawasan GOR Ken Arok. (hen/oskar)

0 komentar:

Posting Komentar