Kamis, 09 April 2020

Rusunawa Kabupaten Malang Menampung Transit Covid-19; 47 RUANG SIAP DIOPERASIKAN


NAGiNEWS-MALANG, Kepanjen - Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MT, mengatakan Rumah Susun Sederhana (Rusanawa) milik Pemerintah Kabupaten Malang siap dioperasikan  untuk menampung  tempat transit Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona Virus Desease 19 (Covid-19) yang datang dari luar wilayah Kabupaten Malang. 
Foto : Istimewa
Menurut Wahyu panggilan akrabnya Rusunawa yang terletak di kompleks Block Office (Perkantoran), Jl. Trunojoyo, Kepanjen itu terdiri dari empat lantai dan 47 rumah type 36 sudah siap diopeasikan untuk menampung ODP, OTG dan sebagainya. "Rusunawa ini, terdiri dari 58 petak per rumah ada kamar utama, kamar tamu, ruang tidur, kamar mandi/toilet, dan dapur", jelas Wahyu, mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang kepada NAGi, Kamis (9/4/2020) di ruang kerjanya.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MT, (Foto: Istimewa)
Lebih lanjut dijelaskan Wahyu per rumah itu sudah tersedia sebuah almari, satu buah tempat tidur utama, satu tempat tidur susun, satu meja sofa, satu sofa seater, satu partisi, dan satu stool", kata Wahyu, semuanya sudah siapa, tinggal saja secara  teknisnya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Wahyu mengatakan, Rusunawa ini baru diresmikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum tanggal 11 Desember 2019 lalu. "Sekarang belum dihuni, jadi bisa digunakan sebagai transit orang dari luar Kabupaten Malang selama 14 hari sesuai protokol penanganan Covid-19", tutur Wahyu, didampingi Direktur Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Malang, Drs Syamsul, Ssos, MM.
Direktur Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Malang, Drs Syamsul, Ssos, MM. (Foto: Istimewa)
Lanjut Syamsul, pihaknya barusan selesai mengecek aliran air dari PDAM sudah lancar dan siap untuk digunakan. "Air bersih/minum, kami jamin tidak ada masalah, karena harus mengalir selama 24 jam", tandas Syamsul, mantan Sekretaris PDAM Kabupaten Malang. (rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar