Rabu, 29 April 2020

Ketua KPK Firli dalam RDP dengan Komisi III DPR; KORUPTOR DANA BENCANA COVID-19 HUKUMAN MATI


NAGiNEWS-JAKARTA, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK), Firli Bahuri menegaskan akan bertindak  terhadap pihak yang melakukan korupsi terhadap dana bencana Corona Virus Desease 19 (Covid-19) siap mengajukan tuntutan hukuman mati.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK), Firli Bahuri (Foto:Istimewa).
 Hal ini, ditegaskan Firli bagi yang melakukan korupsi dalam suasana bencana tidak ada pilihan lain, yaitu menegakkan hukum tuntutan pidana mati. Firli menyampaikan saat KPK dan Komisi III DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), sehubungan pengawasan anggaran penanganan pandemi Covid-19. RDP secara virtual ini, dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR, Herman Hery, Rabu (29/4/2020).

Firli mengajukan tuntutan hukuman mati tersebut dengan alasan, ingin keselamatan masyarakat terjamin. Bahkan Firli mengatakan keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi di negara ini. "Karena itu, KPK akan bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap oknum yang tega melakukan tindak pidana korupsi di tengah penanganan pandemi Covid-19", ungkap Firli, akan bertindak tegas dan sangat keras kepada para pelaku korupsi. Apalagi dalam penggunaan anggaran penanganan bencana seperti sekarang ini.

Firli memastikan KPK bekerjasama dengan Polri dan Kejaksaan Agung untuk mengawal penyaluran dana bantuan tersebut, juga dengan Kementerian terkait. "Kami tetap dan terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, Kejaksaan, dan Polri dalam rangka melakukan pengawasan anggaran Covid-19", harap Firli, yang mengatakan negara sudah mengeluarkan dana dan menangguhkan segala kegiatan, ada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pihak ketiga bermain dengan anggaran. (yos/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar