Senin, 13 April 2020

Kepala Disnaker Pemkab Malang Yoyok Wardoyo; BANTU PENDAMPINGAN PENDAFTARAN KARTU PRA KERJA ONLINE


NAGiNEWS-MALANG, Kepala Dinas Ketenagakerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Yoyok Wardoyo mengatakan siap membantu dan mendampingi kepengurusan Kartu Pra-Kerja secara online.
Foto: Istimewa
Menurut Yoyok, telah disiapkan satu tenaga untuk membantu para pekerja yang telah dirumahkan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat adanya virus Corona. "Kami hanya menghimpun saja, tenaga sudah kami siapkan untuk membantu pendaftaran Kartu Pra-Kerja dari Menteri Tenaga Kerja (Menaker)", ujar Yoyok, mantan Staf Asli Bupati Malang kepada wartawan, Senin (13/4/2020) siang.

Kata Yoyok, pihaknya hanya bertugas untuk memberikan pendampingan bagi para pekerja yang dirumahkan atau di PHK yang kesusahan dalam mendaftarkan diri secara online ke www.prakerja.go.id. "Dinas kami, hanya melakukan pendampingan kepengurusan Kartu Pra-Kerja. Apabila mereka kesulitan atau terkendala jaringan internetnya, karena lokasi rumahnya di pegunungan dan sebagainya", tegas Yoyok, kewajiban Dinas membantu, asalkan segera menghubungi kami.

Yoyok menjelaskan, pekerja yang mendapat Kartu Pra-Kerja akan mendapat dana intensif sebesar Rp  3.500.000,- selama masa Pandemi Corona belum selesai dinyatakan oleh Pemerintah Pusat. "Adapun Rp 3.550.000,- per orang, rinciannya adalah bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000,- insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000,-  selama empat bulan, dan insentif sebesar Rp 150.000", urai Yoyok, walaupun telah dibantu pengurusannya, tidak semua pekerja akan mendapat Kartu Pra Kerja.

Lanjut Yoyok,  yang menentukan adalah Pemerintah Pusat,  pihaknya pun tidak mengetahui porsinya berapa. Itu semua yang menentukan Kemenaker. Informasi saat ini tercatat ada 1.655 pekerja yang dipulangkan atau bekerja secara shift dan pekerja yang di-PHK akibat adanya Pandemi Covid-19.

Jumlah pekerja tersebut tersebar di 15 perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Malang. Dari 15 Perusahaan tersebut, ada tiga perusahaan yang telah melakukan PHK sebanyak 59 pekerja, dampak dari ekonomi perusahan terpaksa menutup kegiatannya.(rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar