Jumat, 03 April 2020

Jalur Keluar Masuk Kabupaten Malang Dijaga; TEMPAT UMUM DIAMANKAN POLISI, TNI DAN DISHUB


NAGiNEWS-MALANG, Wilayah Kabupaten sebagian Jalan Propinsi dan Jalan Kabupaten keluar masuk dijaga ketat oleh petugas Polri, TNI, Dinas Perhubungan. Hal ini, setelah ditetapkan Pemerintah Jawa Timur (Jatim) sebagai zona merah penyebaran Corona Virus Desease (Corvid-19).
 
Foto: Istimewa
Polres Malang memperketat setiap pintu masuk Kabupaten Malang. Oleh sebab itu, pihaknya membentuk Posko bersama TNI dan Polri di setiap Terminal, Stasiun, dan Bandara di Kabupaten Malang. "Di setiap Posko akan dijaga anggota Polisi, TNI, Dishub, Disnaker, karantina dan disiapkan ruang isolasi di sana", ungkap Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, kepada wartawan melihat kesiapan anggotanya.

Dijelaskan Kapolres AKBP Hendri, Posko ini dibangun untuk memantau setiap orang yang masuk ke Kabupaten Malang. "Kita akan screening suhu tubuh, kita mintai identitasnya, kita sudah siapkan blangkonya", tegas AKBP Hendri, akan diisi oleh orang tersebut.

Hal ini, kata Kapolres Hendri, untuk mencatat riwayat perjalanan dan tujuan perjalanannya ke Kabupaten Malang. "Jika yang bersangkutan suhu tubuhnya di atas normal, kita akan isolasi. Kemudian, saat isolasi tergolong ke dalam Orang Dalam Pemantau (ODP) akan dipindahkan di ruang isolasi yang disiapkan Pemkab Malang",  tutur AKBP Hendri.

AKBP Hendri menjelaskan nantinya ruang isolasi ada di Bandara Abdurrachman Saleh, Terminal Landungsari, Terminal Sumberpucung, Stasiun Kepanjen dan Stasiun Pakisaji. "Selain itu, setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Malang sudah ditetapkan sebagai kawasan physical distancing", kata AKBP Hendri, jalan tertentu kami tutup sementara.

Kawasan tersebut, menurut AKBP Hendri mengatakan benar-benar dibatasi dan dilakukan pengawasan secara ketat pada setiap orang yang keluar masuk. "Hal ini, bertujuan mencegah masyarakat agar tidak keluar rumah untuk kegiatan yang tidak penting.  Benar-benar pencegahan yang paling utama dari penyebaran Ccovid-19, adalah tidak keluar rumah", ungkap AKBP Hendri, bila malam hari hampir seluruh jalan  keluar masuk wilayah Kabupaten Malang ditutup, kecuali jalan negara dan jalan poros utama. (rik/bala/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar