Senin, 23 Maret 2020

Tidak Pengaruh Corona Virus; SISTIM LELANG PROYEK DI DPKPCK KABUPATEN MALANG


NAGiNEWS-MALANG KEPANJEN, Kepala Dinas Perumahan Kawasan  Pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengatakan tidak berpengaruh atas himbauan atau keputusan Kementerian Pendayagunaan Apartur Negara Reformasi Brokrasi (KemenPAN-RB) mengeluarkan kebijakan untuk Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala DPKPCK Pemkab Malang, Wahyu Hidayat(Foto:Istimewa)
Hal ini, dikemukakan Wahyu panggilan akrabnya kepada wartawan, Senin (23/3/2020), kebijakan ini, tidak mempengaruhi kinerja para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, khususnya di Dinas PKPKCK. "Seperti untuk proses lelang proyek yang bersumber dana dari APBD Tahun Anggaran 2020 tetap berjalan sesuai jadwal. Proses lelang tidak ada masalah, sistemnya sudah online. Jadi berjalan sesuai dengan jadwal pelaksanaan lelalang", jelas Wahyu, mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang.

Wahyu membeberkan, saat ini sudah memasuki proses perencanaan, dan dalam waktu 1,5 bulan mendatang sudah bisa mengerjakan sesuai dengan konsep yang sebelumnya telah dilelang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh Pemkab Malang.
Pihak ketiga dalam waktu dekat sudah bisa melakukan kegiatan", ujar Wahyu, jika ingin berkonsultasi bisa langsung secara online tidak harus ketemu secara fisik.

Menurut Wahyu, saat ini ada beberapa proyek sedang dalam tahap perencanaan, yaitu pembangunan Mall Pelayanan Terpadu (MPT), proyek sanitasi, dan proyek pipanisasi. “Proyek MPT kita alokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar dari APBD 2020 untuk bangunan dua lantai di area Stadion Kanjuruhan Kepanjen, dengan konsep One Stop Service atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu", tandas Wahyu, belum ada pemberitahuan atau keputusan Pemkab Malang untuk pergeseran anggaran APBD TA 2020, khususnya bagi dinasnya.

Bangunan MPT rencananya ada pelayanan pembayaran rekening tagihan PLN, BPJS, Imigrasi, dan Samsat Polres Malang. Kami targetkan pembangunannya selesai di tahun ini. "Selain itu, tahun ini telah merencanakan pembangunan Kepanjen Convention Center (KCC) atau pusat konvensi, yang saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan dengan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar dari APBD TA 2020", tutup Wahyu dalam pembicaraan dengan wartawan. (rik/oskar)

0 komentar:

Posting Komentar