Kamis, 12 Maret 2020

Pasutri Bunuh Diri di Wagir; ANAKNYA DIMASUKAN KE PONDOK PESANTREN DIBIAYA BUPATI SANUSI


NAGiNEWS-MALANG, Peristiwa bunuh diri yang melibatkan suami Joko Waluyo dan istrinya Yuli Irawati menyedihkan meninggalkan dua anak yang masih kecil.
Foto: Istimewa
Bupati Malang, HM. Sanusi yang mengetahui hal tersebut memberi bantuan berupa akan menyekolahkan kedua anak korban ke Pondok Pesantren (ponpes) di Malang. Semua biaya ditanggung Bupati Sanusi.

Joko Wahyu bunuh diri dengan cara gantung diri sementara istrinya Yuli minum racun. Kisah menyedihkan menggemparkan warga sekitar. Peristiwa ini dilatari masalah rumah tangga diduga keduanya akan bercerai. “Kami akan menanggung semua biaya pendidikan kepada anak dari Pasutri yang telah mengakhiri hidupnya dengan melakukan bunuh diri,” tutur Sanusi, Rabu (11/3).

Sanusi mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga keharmonisan rumah tangga. "Kita pelajari dari kasus ini yang menjadi korban adalah anak, karena mereka sudah tidak memiliki kasih sayang orangtua,” tandas Sanusi, yang diusung PDI-P sebagai Bakal Calon Bupati Malang Tahun 2020 bersama Ketua DPRD Kabupaten Malang  yang juga Ketua DPC PDI-P Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto sebagai Wakil Bupati

Sanusi mantan anggota dan kader PKB Kabupaten Malang mengharapkan masalah rumah tangga dampaknya kepada anak. "Mereka masih butuh biaya pendidikan, membutuhkan kelangsungan hidup, membutuhkan kasih sayang dari kedua orangtuanya", ujar Sanusi, mantan Wakil Bupati Malang.

Sanusi, akan menanggung semua biaya pendidikan hingga lulus setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). "Pilihan pendidikan di Ponpes agar bisa mendapat ilmu agama, dan ilmu pendidikan umum serta suasana Ponpes akan memberi ketenangan jiwa kedua anak itu", ungkap Sanusi. (rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar