Jumat, 27 Maret 2020

Malang Peduli Demokrasi (MPD);BENTUK POSKO PEDULI COVID -19


NAGiNEWS-MALANG KOTA, Paguyuban Malang Peduli Demokrasi (MPD) dalam rangka penyebaran Virus Corona Desease (Vovid-19) di wilayah Malang Raya, kini menyediakan  berbagai fasilitas layanan maupun perlengkapan medis untuk masyarakat secara gratis.



Para aktivis-aktivis Peduli Malang Demokrasi yang tergabung dalam Grub Malang Raya MPD tergerak dan membuka Posko Peduli Covid-19, sekaligus bergabung dengan Tim Monitoring Disaster Impact (MDI) yang beralamat di Jl.Brigjen Slamet Riadi Nomor 86-88 Kota Malang.




Menurut Koordinator MPD Malang Raya, Imam Muslikh mengatakan  tempat ini, akan menjadi pusat pendistribusian bantuan dan informasi bagi masyarakat Malang Raya, kepada wartawan di Posko kemarin (26/3/2020). "Posko ini, resmi dibuka sejak, Sabtu (21/3/2020) lalu, dan selang satu hari yakni, mulai hari Minggu telah melakukan Bansos ke masyarakat dengan cara memberikan hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan", ungkap Imam, kami kumpul dana dan peralatan kesehatan dari anggota MPD dan para donatur.




Selanjutnya dijelaskan Iman, adapun bentuk dari kepedulian teman-teman MPD terkait masalah penyebaran Covid-19) yang dirasa semakin memprihatinkan. "Tergeraklah hati kami, pada hari Jumat kami berkoordinasi bersama anggota, Sabtu kita bentuk Posko dan Minggu kami langsung turun ke masyarakat. Posko ini jadi pusat koordinasi relawan untuk melakukan aksi kemanusiaan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Malang Raya", ujar Imam,. Mengharapkan bantuan ini, dicatat secara rapi untuk pertanggunjawaban kepada anggota dan para donatur.

dijelaskan Imam, Tim Relawan Penyemprot Disinfektan sebelum beraktifitas di kantor/Posko mendapat latihan singkat dan juga menjaga kesehatan para relewan. "Kegiatan ini, mendapat respon luar biasa dari masyarakat, sehingga sampai saat ini Tim Relawan kuwalahan untuk memenuhi permintaan masyarakat yang datang ke Posko. Kedatangan mereka meminta dibantu penyemprotan disinfektan di wilayahnya", tutur Imam,  karena keterbatasan tenaga relawan dan cairan disinfektan yang agak mahal dan sulit di dapatkan di toko-toko kimia, sehingga menjadi kendala tersendiri.

Lanjut Iman, semenjak dibukanya Posko Peduli Covid-19, masyarakat begitu sangat mengapresiasi dengan banyaknya permintaan yang masuk ke Posko untuk di layani dalam pelaksanaan penyemprotan disinfektan di daerahnya. "Kami keterbatasan tenaga dan suplai cairan disinfektan yang sulit di jumpai di pasaran menjadi gendala temen-temen di lapangan. Kami juga berharap kepada Pemerintah Malang Raya agar kegiatan ini dapat berkolaborasi bersinergi untuk mengatasi pencegahan dampak Cobid-19 semakin mengkhawatirkan masyarakat", ujar Imam, khususnya wilayah Malang Raya, selain melakukan penyemprotan disinfektan kedaerah-daerah terdampak juga melakukan edukasi ke masyarakat secara gratis.(rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar