Kamis, 19 Maret 2020

Alat Perlengkapan Kesehatan Virus Corona Menipis; PETUGAS TERTIB PENIMBUN DAN YANG MENAIKAN HARGA


VIRUS CORONA telah menyebar se antero nusantara, seperti menghitung hari saja telah menyebar dan sangat menakutkan insan manusia. Ternyata para pedangan alat-alat kesehatan yang terkait dengan virus ini menaikan harga berlipat ganda.
George da Silva
Data terakhir tercatat virus mematikan dalam tempo sekitar 14 hari ini, telah memakan korban di negara Indonesia sebanyak 301 orang, dan yang meninggal sebanyak 25 orang. Mungkin akan bertambah seperti menghitung hari.

Petugas harus beroperasi ke toko-toko penjual alat kelengkapan kesehatan yang berhubungi dengan virus tersebut untuk mengawasi jangan sampai ada yang berspekulasi menimbunkan.

Apabila kedapatan pelaku-pelaku yang melakukan penimbunan, langsung ditindak jangan pandang bulu. Juga petugas harus menindak kepada para pedagang yang menaikan harga, dengan alasan barang-barang sangat langka di pasaran.

Apakah petugas hanya menertibkan/menindak para penimbun saja, tetapi membiarkan yang menjual dengan kenaikan harga tidak pantas dan layak.

Seharusnya petugas menindak yang menimbun barang-barang tersebut, karena keduanya melawan hukum. Tidak adil apabila hanya menindak yang menimbun, dan membiarkan yang menjual dengan harga berlipat ganda.

Para konsumen apabila melihat atau merasakan sendiri barang alat kelengkapan kesehatan yang berhubungan dengan virus tersebut. Seperti thermal scanner, sarung tangan, alkohol, masker menaikan harga dari yang normal harga pasaran, segera melaporkan ke petugas yang terdekat.

Hati-hati para pedagang, toko-toko, ataupun grosir yang menaikan harga jual dari standar normatif. Jangan mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain, kita harus tetap berbisnis dengan menggunakan perasaan dan cinta kasih, agar mendapat pahala atas kebaikan yang kita lakukan. Semoga.

0 komentar:

Posting Komentar