Senin, 13 Januari 2020

Ketua Bawaslu RI Abhan; AGUSTIANI TIO FEIDELINA AKTIVIS PARPOL BUKAN BAWASLU LAGI


NAGiNEWS-JAKARTA, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) Abhan menegaskan, penangkapan Agustiani Tio Feidelina (ATF) yang merupakan mantan Komisioner Bawaslu oleh KPK tidak berkaitan atau bukan anggota Bawaslu.
Foto: Istimewa
Hal ini, ditegaskan Abhan dalam keterangan persnya kepada wartawan di Kantor Bawaslu RI, Jalan HM Thamrin, Jakarta, Jumat (10/1/2020). "Sekali lagi ini,  enggak ada kaitan dengan persoalan Bawaslu," kata Abhan mantan Ketua Bawaslu Propinsi Jawa Tengah.

Diketagui, Agustiani ditangkap KPK bersama Komisioner KPU Wahyu Setiawan atas dugaan terlibat suap terkait penetapan anggota DPR 2019-2024 melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Menurut Abhan, ATF menjabat Komisioner Bawaslu Periode 2008-2012. "Setelah mengakhiri kepengurusannya di Bawaslu, ATF berkecimpung dalam aktivitas Partai Politik (Parpol). Beliau adalah aktivis Parpol dan sudah terlibat pencalonan sebagai calon anggota DPR Periode 2014 dan 2019, terakhir 2019 ATF Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil)Jambi," papar Abhan, sehingga dalam kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR terpilih Periode 2019-2024 bukan anggota Bawaslu.

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berujung penetapan tersangka terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. OTT bermula dari adanya informasi terkait dugaan permintaan uang dari Wahyu kepada Agustiani Tio Feidelina, mantan Anggota Bawaslu yang juga merupakan orang kepercayaan Wahyu.

Selanjutnya, dari penangkapan ATF, KPK mengamankan sekitar Rp 400 juta dalam bentuk mata uang Dollar Singapura dan Buku Rekening yang diduga terkait perkara. Adapun uang yang sudah dikantongi Agustiani tersebut diduga merupakan suap untuk Wahyu terkait penetapan anggota DPR. (yos/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar