Kamis, 16 Januari 2020

Gunadi Handoko Pengacara Senior di Malang; TERPILIH MENJADI CALON WAKIL BUPATI MALANG 2020 MENDAMPING HARI CAHYONO JALUR PERSEORANGAN


NAGiNEWS – MALANG, Konvensi Penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacawabup) Malang Tahun 2020 yang dilakukan tim independen dengan jargon ‘Malang Jejeg’ telah usai, dan Gunadi Handoko terpilih mendampingi Hari Cahyono (HC) dari jalur perseorangan, Kamis (16/1/2020) di salah satu hotel di Kepanjen Malang.


Bakal Calon Bupati (Bacabup) Malang dari jalur perseorangan Hari Cahyono yang akrab dipanggil Sam HC, mengatakan bahwa Gunadi Handoko memiliki karakter yang berbeda dengan dirinya. "Seperti yang saya katakan, bahwa Pak Gunadi Handoko memiliki poin, meskipun ada kelebihan dan kekurangannya. Yang jelas, berbeda karakter dengan saya",  ujar Sam HC usai penetapan Calon Wakil Bupati.

Dijelaskan Sam HC seorang pengusaha, yang menjadi bahan pertimbangan, secara manajerial Gunadi Handoko memiliki kemampuan yang baik, dengan berbagai pengalaman karir politiknya. Dan, satu lagi juga pernah menjadi Direktur Arema yang membawa ke tingkat juara. "Kita punya tim, tentunya Pak Gunadi juga punya tim. Jadi, tim inilah nantinya yang akan kita satukan untuk menjadi tim pemenangan Malang Jejeg", tutur Sam HC, tim telah menseleksi cukup banyak yang mendaftar.

Menurut Sam HC, untuk awal perjalanannya yaitu konsentrasi ke pendaftaran calon. Hal ini dilakukan, karena selama ini dari pihaknya terganjal pasangan sebagai Bacawabup, meskipun persyaratan yang lain sudah memenuhi persyaratan. "Kita mau daftar, tetapi kurang satu yaitu calon wakil bupatinya, ini syarat administratifnya. Meskipun, 200 ribu dukungan sudah terpenuhi", ujar Sam HC, dalam waktu tiga pekan segera menyelesaikan administratif.

Menurut Sam HC, bersama Pak Gunadi membentuk tim kerja bersama dan berikutnya dilakukan deklarasi.

Di tempat yang sama, Gunadi Handoko, mengatakan bahwa terpilihnya sebagai bacawabup merupakan amanah yang harus diemban dengan sebaik-baiknya. "Ini merupakan amanah yang harus kita pegang dan kita emban dengan baik, dan mengapa saya mengikuti konvensi ini, karena biaya politik melalui Parpol sangat besar sekali. Maka dari itu, saya tidak mau tersandera dengan itu,” jelas Gunadi, mantan Ketua Advokad Malang Raya.

Dari pengalaman mengikuti seleksi Calon Bakal Walikota Malang beberapa tahun yang lalu melalui Parpol mengeluarkan biaya cukup besar. "Tetapi, yang lebih penting, saya saharus menjaga integritas dengan baik. Karena, saya dinilai dengan layak untuk mendapatkan itu,” trgas Gunadi, mantan Direktur Arema yang mengantar sebagai juara nasional.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang 2020-2024, sudah memasuki tahapan pengumuman pembukaan pendaftaran perseorangan oleh KPU Kabupaten Malang sejak Desember 2019.(rik/bala/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar