Jumat, 13 Desember 2019

Calon Panwascam Kabupaten Malang Berebut 99 Kursi; TES ONLINE BERBASIS CAT


NAGiNEWS-MALANG, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang Jumat (13/12/2019) tadi pagi menggelar tes online penerimaan Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 atau yang lebih dikenal Pilkada. Tes online berbasis Computer Assisted Test (CAT) digelar di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur. 
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa
Koordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang George da Silva menjelaskan ada 327 orang yang mengikuti tes online, dan tes digelar dalam dua sesi. "Tes ini, dilakukan serentak di semua wilayah yang akan menggelar Pilkada 2020. Sesi pertama peserta sebanyak 200 orang yang tersebar lima ruang. Sedangkan sesi kedua sebanyak 127 orang di empat kelas", tutur George mantan wartawan senior.

Mengapa Bawaslu melakukan tes berbasis CAT, kata George agar soal yang dikerjakan peserta benar-benar tingkat kepercayaan atau kerahasian sangat terjamin. "Soal disusun oleh Bawaslu RI dan kami hanya menjalankan  serta mengawasi, kami juga tidak mengetahui isi soal karena dikirim secara online dari Jakarta", tegas George kepada wartawan, para peserta memilih tempat duduk sesukanya, dan peserta yang lain duduk di sampingnya tidak mengetahui soal yang berisi 100 pertanyaan.

Lebih lanjut George menjelaskan, Bawaslu Kabupaten Malang membutuhkan tiga orang Panwascam di setiap kecamatan di Kabupaten Malang. "Ada 33 Kecamatan se Kabupaten Malang. Tes online ini, Bawaslu akan menjaring 99 orang dan tiap kecamatan akan ada 3 (tiga) orang Panwascam," ungkap George yang juga penulis Buku Anggaran Publik Pemerintah Daerah.

Peserta tes online yang lolos, menurut George akan menjalani tes wawancara. Selanjutnya, nama-nama yang lolos akan diumumkan pada 21 Desember 2019. "Menurut rencana Calon Panwascam yang terpilih akan dilantik pada tanggal 23 Desember 2019", tutur George yang juga penulis  Buku Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Daerah.

George menambahkan, usai pelantikan, anggota Panwascam akan menjalani serangkaian pembekalan berupa Bimbingan Teknik (Bimtek) dan Peningkatan Kapasitas Panwascam agar mereka yang terpilih benar-benar memahami pemasalahan Pilkada 2020.  Adapun materi pembekalan tidak hanya teori, tapi juga diisi dengan simulasi dan praktek tata cara melakukan pengawasan di lapangan, sehingga memahami tugas pokok, kewajiban dan fungsinya", ucap George yang juga penulis Buku Demokrasi Pribumi.

Menurut George, Bawaslu Kabupaten Malang tentunya terus memberikan pembekalan kepada Panwascam, karena memang ada aturan-aturan yang baru yang harus dipahami. "Contoh terkait penanganan laporan di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dilakukan di 7 (tujuh) hari kerja plus 7 (tujuh) hari, sedangkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupsti, dan Walikota mengatut penanganan pelanggaran 3 (tiga) hari plus 2 (dua) hari kalender," ujar George yang juga penulis Buku Birokrasi dan Demokrasi. (oskar)

0 komentar:

Posting Komentar