Kamis, 28 November 2019

Bupati Sanusi Tidak Berani; INVESTASI PT LOTTE GROSIR MELANGGAR PERDA


NAGiNEWS-MALANG, Bupati Malang, HM Sanusi menegaskan, investasi PT Lotte Grosir Indonesia (LGI) yang berniat mengucurkan investasi hingga mencapai Rp 300 miliar terbentur atau melanggar  Peraturan Daerah (Perda).
Bupati Malang, HM Sanusi (Foto: Dok.NAGi)
Hal ini, dikemukakan Sanusi usai acara Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke 2159 Tahun 2019 di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kamis (28/11/2019). Perda yang dimaksud adalah Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional serta Penataan dan Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Moderen.

Dikatakan Sanusi, isi Perdanya seperti gitu, pihaknya tidak berani langgar Perda. "Kecuali nanti Perda-nya sudah diubah dan memberi izin bisa dengan segala pertimbangan. Tetapi, saat ini diPerdakan sudah tercantum seperti itu, jadi kalau Perda boleh, ya boleh", tegas Sanusi, mantan Wakil Bupati Malang.

Menurut Sanusi, dirinya belum bisa memastikan, walaupun PT LGI tersebut sangat menjanjikan. Karena, dirinya tidak ingin bertabrakan dengan aturan yang sudah berlaku. “Walaupun, investasi besar, tapi jika melanggar aturan saya tetap tidak mau. Apalagi dibelakangnya nanti ada masalah. Tapi, nanti di lihat dulu aturannya. Selama apapun yang melanggar, saya nggak mau", ujar Sanusi, Pemkab Malang harus kedepankan aturan.

Sanusi berharap, jika nantinya ada perubahan peraturan, baru pihaknya akan membicarakan lebih lanjut soal rencana investasi Lotte Grosir tersebut. "Pokoknya sesuai aturan, nanti nggak apa-apa. Kalau tidak sesuai aturan, kita tidak bisa berbuat lain selain mengikuti aturan yang ada”, janji Sanusi untuk meninjau Perda tersebut dan harus bicara dengan DPRD memakan waktu prosesnya. (rik/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar