Kamis, 05 September 2019

Sekda Kabupaten Malang Didik Muljono ; DAFTAR BAKAL CALON BUPATI DI PDI PERJUANGAN


NAGiNEWS - MALANG, Gendang perseteruan terbuka Kandidat Bupati Malang 2020 sudah ditabuh oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Ir. Didik Muljono, MT, telah mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Malang di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) melawan pimpinannya Plt Bupati Malang Drs. HM Sanusi, MSi, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Ir, Didik Muljono, MT (kanan), saat mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Malang di kantor PDI Perjuangan kabupaten Malang, (Foto: Istimewa)
Walaupun pendaftaran baru akan dibuka KPU Kabupaten Malang bulan April 2020, ternyata Didik Muljono datang ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, di Kepanjen, pada pukul 14.15 WIB, Kamis (5/9/2019) sebagai orang yang pertama mendaftar.

Saat datang di kantor DPC PDI Perjuangan, Didik disambut Wakil Ketua Pendaftaran DPC PDI Perjuangan, Santoko.

Kemudian Didik masuk ke ruangan pendaftaran untuk mengambil formulir pendaftaran.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang akan diramaikan banyak calon. Sementara ini, sudah banyak sosok yang bermunculan ke publik.

Diantaranya, Didik Muljono, Hasan Abadi, Rektor Unira Malang, dr Umar Usman, Ketua PCNU Kabupaten Malang, HM Sanusi, Plt Bupati Malang, Siadi, politisi Partai Golkar, Heri Cahyono, seorang pengusaha dan Chusni Mubarok, dari Partai Gerindra. 

Menurut Didik pihaknya akan mengundurkan diri dari Sekda pada saatnya.

"Saya tetap bekerja secara profesional dan akan melayani seluruh kegiatan Plt Bupati Sanusi yang akan ditetapkan sebagai Bupati defenitip", ujar Didik mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Malang.

Selanjutnya dijelaskan Didik pihaknya sudah memberitahukan dan minta izin kepada Pak Sanusi.

"Tidak ada masalah dengan tugas sebagai Sekda dan saya belum tahu apakah Pak Sanusi juga akan mendaftarkan sebagai Calon Bupati", tutur Didik mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang, pihaknya tidak bertanya.

Didik mengatakan begitu ditetapkan sebagai calon Bupati segera akan mengundurkan diri.

"Pihaknya memilih PDI Perjuangan adalah tepat sebagai Partai pengusung, karena memenuhi persyaratan bisa mengajukan calon sendiri yaitu 12 kursi di DPRD dan minimal 10 kursi", tandas Didik mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang, yang bakal memilih Calon Wakil Bupati Pak Hari Sasangko, mantan dua kali Ketua DPRD Kabupaten Malang yang kini baru dilantik menjadi Anggota DPRD Periode 2019-2024 dari PDI Perjuangan.

Ketika ditanya adakah Partai yang lain sebagai pengusung, menurt Didik kemungkinan Partai NadDem, Partai Gerinda, Partai Hanura, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Saya akan melakukan loby ke beberapa Partai. Mudah-mudahan mereka menerima ajakan dan lamaran saya", harap Didik, jika bisa diterima okeh PDI Perjuangan.

Diketahui dari 50 kursi DPRD, PDI Perjuangan 12 Kursi, PKB 12 Kursi, Golkar 8 Kursi, Gerinda 7 Kursi, BasDem 7 Kursi, PPP 2 Kursi, Hanura 1 Kursi, dan Demokrat 1 Kursi.

Dan yang memenuhi persyaratan mencalonkan sendiri adalah PDI Perjuangan dan PKB. (oskar/rik/bala).

0 komentar:

Posting Komentar