Kamis, 19 September 2019

14 ASN Merebut Posisi Kadis Belum Terisi di Pemkab Malang; 3 KURSI DITINGGALKAN SEJAK AGUSTUS 2019

NAGiNEWS - MALANG, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang mengumumkan 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) Eselon III yang lolos seleksi administrasi untuk mengisi tiga jabatan kekosongan yang belum terisi sejak bulan Agustus 2019 ditinggalkan, karena pejabat ada yang masa pensiun, ada yang dimutasi ke jabatan lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Mulyono (kiri), Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah (kanan) 
Posisi Kepala Dinas yang belum terisi yaitu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) diirebut oleh dr Ratih,, drg Arbani, dr Nurrohman, dr Dessy Deliyanti, dan dr Benediktus. Posisi Kepala Dinas (DPUSDA) bakal direbut Avicenna Meediica Saniputera, Dwi Siswahyudi, Untung, dan Anang Udayana.

Sedangkan posisi Kepala Dinas (Diskominfo) akan direbut Atsalis Supriyanto, Aniswaty, Henry Tanjung, Ferry Hari Agung, dan R. Taufiq Hidayat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah menjelaskan, seleksi pengisiann tiga jabatan nantinya akan dilakukakan dengan metode open bidding yang lazim disebut seleksi terbuka.

"Sesuai dengan ketentuan mereka harus melengkapi dokumen administrasi, juga harus memenuhi syarat jabatan yang diembann sebelumnya", kata Nurman manta Kepala Badan Pemberdayaan Kabupaten Malang, peserta harus berpangkat Eselon III setingkat kepala bagian, sekretaris dinas/badan, dan kepala bidang.

Selanjutnya dijelaskan Nurman akan dilanjutkan dengan seleksi rekam jejak dan assessment.
"Proses ini, akan dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur tanggal 25 sampe dengan 26 September 2019", urai Nurman setelah semua proses tuntas akan dilanjutkan dengan tahap wawancara awal Oktober.

Dikatakan Nurman, proses wawancara tersebut ada petwakilan dari unsur akademisi dan Badan Kepegawaian Nasional.

"Setelah rangkaian proses seleksi dilakukan dan selanjutnya Tim Panitia Seleksi (Pansel) akan menyerahkan hasil penilaian kepada Bupati Malang Sanusi", ungkap Nurman mantan Kepala Bagian Hukum pada Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, penentuannya menjadi hak prerogatif Bupati Malang sebelumnya.

Peserta seleksi terbuka minimal harus berpangkat Eselon III yaitu setingkat kepala bagian, sekretaris dinas/badan dan kepala bidang",tutur Nurman mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Malang.

Selanjutnya dijelaskan Nurman, apabila tahapan selanjutnya akan diteruskan para calon, maka dilakukan seleksi rekam jejak dan assessment.

"Proses ini dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur tanggal 25 sampe dengan 26 September 2019",urai Nurman, setelah tuntas akan dilanjutkan dengan tahap wawancara pada awal Oktober.

Proses wawancara tambah Nurman, perwakilan dari unsur akademisi dan Badan Kepegawaian Nasional bakal dilibatkan.

"Setelah proses rangkai tes dilakukan, selanjutnya Tim Panitia Seleksi (Pansel) akan menyerahkan hasil penilaian kepada Bupati Malang Sanusi", harap Nurman, karena penentuan siapa yang mengisi kekosongan menjadi hak prerogatif Bupati Malang.

Secara terpisah Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Didik Budi Mulyono yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang mengatakan, seluruh pejabat Eselon III memiliki peluang untuk mengisi ketiga jabatan tersebut.

"Penilain itu juga di lihat  Rapor selama menjabat sebagai PNS akan dipertimbangkan Tim Pansel" ujar Didik mantan Inspektur Kabupaten Malang, dan semuanya berpulang kepada masing-masing peserta serius atau tidak mengikuti seleksi ini. (rik/bala/oskar).

0 komentar:

Posting Komentar